Tunjangan Gaji Akhirat

Mendapat pekerjaan setelah kuliah seakan menjadi sebuah tuntutan sebagai bukti keberhasilan akademis. Pekerjaan yang didapat tidak harus sesuai dengan rumpun ilmu yang didapat selama mengenyam pendidikan di perguruan tinggi.

Tunjangan Gaji Akhirat
Yayasan Al Ummah

Asumsi masyarakat tentang dunia pendidikan, khususnya pendidikan tinggi adalah suatu pekerjaan yang tidak mudah dan “murah”. Oleh sebab itu maka setiap mahasiswa harus dapat memetik hasil yang setimpal setelah menyelesaikan kuliah.

Lapangan kerja yang syarat akan keterampilan, keahlian dan pengalaman yang cukup, kerap menjadi penghalang bagi setiap orang pada saat mencari dan menentukan setiap pekerjaan.

Seperti hal irhaman, Kepala Madrasah Tsanawiyah Swasta Al Ummah. Pria 29 tahun ini memilih berkecimpung di dunia pendidikan setelah menyelesaikan studi di Fakultas Teknik Informatika Universitas Gajah Putih. Dilihat dari latar belakang pendidikannya, pria yang menikah pada tahun 2012 silam ini seharusnya berkecimpung di dunia teknologi dan telekomunikasi. Dengan kata lain harus mengimplementasikan ilmu dan pengalamannya di dunia perusahaan.

Beranjak dari tahun 2014, Irhaman sempat bekerja sebagai staf laboratorium di Fakultas Teknik Universitas Gajah Putih, yang sebelumnya juga sempat menjadi staf office boy. Karena keahlian dan keterampilan yang dimilikinya pria berkulit hitam tersebut diangkat menjadi dosen pada tahun 2015, mengampu mata kuliah pemrograman, aplikasi perkantoran, dan multimedia.

Tidak hanya sampai di situ peria kelahiran 1986 tersebut kembali “kejatuhan durian”. Dalam selam waktu yang tidak begitu lama beliau diangkat menjadi staf biro rektorat Universitas Gajah Putih sebagai staf bagian administratif. Setelah sebelumnya menjabat sebagai staf laboratorium sekaligus staf akademik Fakultas Teknik.

Selama berkecimpung di perguruan tinggi, berikut pekerjaan yang ia dapat, tidak lantas membuatnya puas. Bahkan ia sempat beranggapan bahwa hal tersebut bukan bagian dari hasil jerit payahnya selama menuntut ilmu. Pasalnya setiap pekerjaan yang ia dapat sangat tidak sebanding dengan kemaslahatan yang ia terima.

Di penghujung tahun 2015, pria blasteran suku gayo dan jawa tersebut memilih untuk mundur dari pekerjaan dan jabatannya. Bukan tanpa alasan, tuntutan kerja dan tugas yang ia emban selama bekerja terkadang bertolak belakang dengan kehidupannya sebagai petani.

“Banyak pekerjaan yang memang diluar standar kemampuan saya. Saya sering mengerjakan pekerjaan yang tidak semestinya saya yang kerjakan. Kemudian sering lembur dan saya tidak ada waktu mengurusi kebun dan keluarga.” ujar irhaman kepada Yayasan Al Ummah, jumat (15/5/2015).

Selasa (23/6/2015) secara resmi diangkat oleh Yayasan Al Ummah sebagai Kepala Madrasah Tsanawiyah.

Yayasan Al Ummah adalah lembaga nirlaba yang bergerak di bidang sosial masyarakat yang mengayomi, dan menaungi anak. Selain itu Yayasan Al Ummah memiliki program pengembangan lembaga yang memiliki aset investasi akhirat. Seperti, Pesantren Salafi, Panti Asuhan, dan Madrasah.

Dilihat dari kacamata ekonomi, kemaslahatan yang diperoleh dari pekerjaan yang ada di Yayasan Al Ummah masih jauh dari kategori layak. Belum memenuhi standar cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Namun disamping itu terdapat motivasi yang sangat besar yang memiliki keuntungan ganda. Dikutip dari sebuah ayat Alquran, yang berbunyi :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ تَنْصُرُوا اللَّهَ يَنْصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ

"Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu." QS. Muhammad Ayat 7

Keterlibatan kita terhadap dunia kerja terkadang membuat kita buta akan segala kebenaran dan lebih mengutamakan profit. Ketakutan akan atasan dan segala peraturan yang dibuatnya membuat kita lupa bahwa ada peraturan lain yang lebih penting tapi kita abaikan. Carilah pekerjaan dan penghasilan yang memiliki nilai ganda, dunia dan akhirat.

Bagi kami membuat sebuah lembaga yang mengayomi dan mendidik anak yatim, piatu, yatim piatu, fakir, miskin, dan fakir miskin merupakan sebuah pekerjaan yang gaji dan tunjangan nantinya akan dibayar di “Kemudian Hari”.

 

 

0 comments on “Tunjangan Gaji AkhiratAdd yours →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *